Disini, aku mau bahas tentang kasih
sayang orangtua kepada anaknya yang cantik jelita (ya itulah aku) walaupun
kadang nyebelin. Wkwkwkw. Yuk, langsung aja, cuss
Kisah ini barawal pada tahun 1995, dialami oleh
seorang ibu yang luar biasa. Setelah ± 9 bulan aku hidup dalam rahim ibu, akhirnya aku
dilahirkan dan diizinkan melihat indahnya dunia ini. Saat aku lahir, ibu sangat
bahagia. Dia merasa perjuangannya selama ini tak sia-sia, rasa sakit saat
melahirkan seketika hilang saat mendengar tangisanku. Ayah yang berada di
samping ibu juga ikut bahagia melihat sang malaikat kecil lahir dengan selamat
dan tentunya lahir dengan kondisi normal (tanpa ada cacat). Tak henti-hentinya
mereka bersyukur atas kelahiran sang buah hati.
Perjuangan ayah ibu tidak hanya sampai disitu,
setelah aku dilahirkan kerepotan ayah
ibu pun bertambah. Tengah malam, waktunya orang beristirahat, aku menangis
membangunkan ayah ibu dari lelapnya tidur mereka. Tapi semua itu mereka
nikamati sebagai orangtua, mereka menganggap hal itu sangatlah indah.
Seiring berjalannya waktu, sang bayi kecil
tumbuh dan berkembang menjadi seorang gadis cantik (kata ibu). Ayah ibu selalu
mengusahakan yang terbaik untuk hidupku, selalu memenuhi keinginanku, mungkin
itu juga yang menjadikan aku pribadi yang manja dan sifatnya kekanak-kanakkan
walaupun usiaku kini sudah menginjak 18 tahun. Seringkali aku membuat marah
ayah dan ibu dengan tingkahnya yang kurang baik, tapi ayah ibu tetap bersabar.
Ada kalanya kesabaran ayah habis, tak tahan dengan tingkah kurang baik yang
kulakukan. Ayah memarahiku, walaupun dengan kata-kata yang agak keras, tapi
selalu terselip kasih sayang dalam setiap kalimatnya, dan itu merupakan salah satu
bentuk perhatian yang ayah berikan.
![]() |
| Inilah Ayah Ibuku tersayang |
Selalu terselip namaku dalam do’a yang mereka panjatkan. Mereka selalu memohon yang terbaik untuk kehidupanku di masa kini dan masa yang akan datang. Terimakasih ayah ibu, kalian selalu mendukungku, maaf sampai saat ini aku belum bisa membahagiakan kalian. Maaf juga selama ini aku menjadi anak yang kurang baik. Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk kalian yang kusayang :*
