Rabu, 01 Januari 2014

Ayah Ibuku Sayang :*

Disini, aku mau bahas tentang kasih sayang orangtua kepada anaknya yang cantik jelita (ya itulah aku) walaupun kadang nyebelin. Wkwkwkw. Yuk, langsung aja, cuss

Kisah ini barawal pada tahun 1995, dialami oleh seorang ibu yang luar biasa. Setelah ± 9 bulan aku hidup dalam rahim ibu, akhirnya aku dilahirkan dan diizinkan melihat indahnya dunia ini. Saat aku lahir, ibu sangat bahagia. Dia merasa perjuangannya selama ini tak sia-sia, rasa sakit saat melahirkan seketika hilang saat mendengar tangisanku. Ayah yang berada di samping ibu juga ikut bahagia melihat sang malaikat kecil lahir dengan selamat dan tentunya lahir dengan kondisi normal (tanpa ada cacat). Tak henti-hentinya mereka bersyukur atas kelahiran sang buah hati.

Perjuangan ayah ibu tidak hanya sampai disitu, setelah aku dilahirkan  kerepotan ayah ibu pun bertambah. Tengah malam, waktunya orang beristirahat, aku menangis membangunkan ayah ibu dari lelapnya tidur mereka. Tapi semua itu mereka nikamati sebagai orangtua, mereka menganggap hal itu sangatlah indah.


Seiring berjalannya waktu, sang bayi kecil tumbuh dan berkembang menjadi seorang gadis cantik (kata ibu). Ayah ibu selalu mengusahakan yang terbaik untuk hidupku, selalu memenuhi keinginanku, mungkin itu juga yang menjadikan aku pribadi yang manja dan sifatnya kekanak-kanakkan walaupun usiaku kini sudah menginjak 18 tahun. Seringkali aku membuat marah ayah dan ibu dengan tingkahnya yang kurang baik, tapi ayah ibu tetap bersabar. Ada kalanya kesabaran ayah habis, tak tahan dengan tingkah kurang baik yang kulakukan. Ayah memarahiku, walaupun dengan kata-kata yang agak keras, tapi selalu terselip kasih sayang dalam setiap kalimatnya, dan itu merupakan salah satu bentuk perhatian yang ayah berikan.


Inilah Ayah Ibuku tersayang
Selalu terselip namaku dalam do’a yang mereka panjatkan. Mereka selalu memohon yang terbaik untuk kehidupanku di masa kini dan masa yang akan datang. Terimakasih ayah ibu, kalian selalu mendukungku, maaf sampai saat ini aku belum bisa membahagiakan kalian. Maaf juga selama ini aku menjadi anak yang kurang baik. Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk kalian yang kusayang :*